• 20

    May

    Sepatu Pacok Liza

    Aku punya sepatu. Warna hitam. Berbahan karet dan plastik. Aku dan teman-temanku menamakannya sepatu Pacok. Tidak hanya aku yang memiliki sepatu Pacok, tapi ia juga dimiliki oleh hampir seluruh murid yang sekolah di SDN 1 Tangse. Setiap berangkat ke sekolah Pacok selalu kukenakan. Kalau ada lumpur yang melekat, kulap ia dengan kain perca yang disiapkan mamakku. Karena berbahan karet-plastik, kakiku sering sakit jika ia kukenakan saat berjalan di atas jalanan separuh aspal separuh batu. Aku menamakan jalan di kampungku demikian karena jalan itu sudah tidak jelas lagi yang mana aspalnya, yang ada hanya bebatuan berbalutkan aspal yang kerap membuatku terjatuh bila tidak hati-hati. Saat bermain karet kala istirahat tiba, aku dan teman-teman pemakai Pacok melepaskan sepatu berbahan karet-plast
  • 5

    May

    Kartini Literasi itu Bunda Helvy

    Menarik dengan tema lomba Kartinian ala Blogdetik yang diambil oleh Najwa Fahrini. Dari Gelap Menuju Cahaya, begitu tema yang diusung. Muslimah yang juga seorang dokter gigi ini meminta para blogger untukmenanggapi maupun memberikan pendapat mengenai peran perempuan dalam dunia literasi dari masa ke masa. Seperti yang dilakukan Kartini. Menulis menjadikannya sosok yang dianggap sebagai tokoh emansipasi wanita. Bagi saya yang suka membaca segala jenis buku, sangat banyak wanita yang dengan kemampuan menulisnya mampu mengubah dunia. Dunia saya tentunya. Dari semua penulis wanita yang karyanya saya lahap mentah-mentah laksana menikmati semangka kala kemarau tiba, Helvi Tiana Rosa (HTR) adalah yang paling saya favoritkan. Siapa yang tidak megenal HTR? Lewat karya-karyanya yang mencerahkan ,
  • 19

    Apr

    Nenekku Ada Lima

    Ngga hanya lagu Balonku lho yang memamerkan kalau balonnya ada lima; rupa-rupa warnanya. Aku juga punya sesuatu yang jumlahnya lima dengan rupa-rupa namanya. Sesuatu itu bukan balon, ntar dikira aku ikut-ikutan lagu ciptaannya Pak Kasur. Tapi yang kupunya itu adalah nenek. Yup! Aku punya lima orang nenek. Banyak kan nenekku? Kalau kamu punya berapa? Jangan heran dan jangan iri kalau aku punya banyak nenek. Jangan curiga juga kalau kakekku nikahnya banyak jadi nenekku pun banyak. Itu semua salah saudara-saudara. Kakekku, baik dari pihak mamak maupun bapak hanya punya satu istri. Terus tiganya lagi siapa dong? Nenekku juga. Kok bisa? Begini ceritanyaSebenarnya aku cuma punya dua nenek kandung. Satu ibunya mamakku dan satunya lagi ibunya bapakku. Tapi mereka berdua telah tiada saat aku ma
  • 14

    Apr

    Bukan Sekadar Sumpah Biasa

    Sumpah. Kata ini pasti sudah tidak asing lagi di telinga atau mungkin sudah terbiasa terucap oleh lidah. Apalagi jika seseorang diamanahkan untuk menjabat sebuah jabatan, maka sebelumnya ia pasti disumpah atau yang lebih dikenal dengan sumpah jabatan. Beberapa waktu yang lalu, saya juga disumpah. Sumpah jabatan saya sebagai seorang dokter. Sumpah yang berisi janji atau ikrar untuk menjalankan profesi saya sesuai dengan apa yang pernah dirumuskan oleh Hipokrates, Bapak Kedokteran Dunia. Sebuah acara yang cukup sakral dan tidak sah seorang lulusan fakultas kedokteran menjadi dokter jika belum disumpah. Sumpah Dokter. itu nama sumpahnya. Ketika Dekan fakultas tempatku menuntut ilmu lima tahun lebih menekankan apakah kami bersedia untuk disumpah, bulu kudukku terasa berdiri. Merinding, saya b
  • 14

    Mar

    Secarik Surat Cinta Untuk Bunda

    Banda Aceh, 14 Maret 2012 Kepada yang tercinta para Bunda di seluruh Indonesia Assalamualaikum wr wb. Hai Bunda, apa kabar? Semoga Bunda di sini dalam keadaan sehat walafiat dan Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan karuniaNya untukmu. Aku di sana Alhamdulillah juga sehat. Ini semua berkat doamu Bunda. Terima kasih banyak, ya. Pasti Bunda terkejut menerima suratku. Tanpa angin ataupun hujan, tiba-tiba lembaran ini telah berada di tanganmu. Surprise! Aku ingin memberimu kejutan. Sudah lama aku tidak menulis surat. Sejak jarak antara kita semakin dekat karena semakin canggihnya teknologi. Dan sekarang, aku berhasil mengirimkanmu surat. Bunda Tahukah engkau kalau aku sangat merindukanmu? Aku ingin melihat wajahmu, memelukmu, dan merasakan belaian lembut tanganmu. Tapi apa hendak dikata, e
  • 29

    Feb

    Bu DOk dan Bu Dos

    Yeay! POsting lagi. Udah lama juga ngga berleha-leha di internet apalagi blogdetik. Hm, selama ini paling cuma buka fb. Huh, lagi-lagi fb. Memanglah fesbuk itu membuatku jadi ngga kreatif. Tapi kok bisa ya, setiap pegang hape pasti jemari langsung memencet tombol operamini lalu mengakses si facebook. Spontan saja. Gila emang si Mark bikin aku addict. Ngga bisa dibiarkan. Baiklah, sekarang aku akan menulis di cornerku tercinta ini. Saat jemari berlari di atas keyboard lappy raksasaku. Maklum masih lappy zaman ukuran 15 inch dan asyik untuk menonton serial korea. Hehehhe. Hujan semakin deras saja di luar sana. dingin euy! Tapi syukurnya waktu menghidupkan modem dengan kartu XL, sinyal 3Gnya dapat jadi ngenetpun ngga tersendar. Biasanya si XL ini sinyal 3Gnya susah amit. Padahal tempat tingg

Author

Follow Me