Saling Berbagi Jadikan Ngeblog Lebih Bermakna

23 Jul 2013

Talkshow

Talkshow

Ngeblog bagi saya bukanlah sesuatu yang baru. Saya sudah memulainya sejak tahun 2006, ketika saya baru menyandang status sebagai mahasiswa. Berawal dari hobi menulis dan ingin ada media yang menampung tulisan saya tanpa syarat a-i-u-e-o, maka saat itulah saya mengenal blog dan jatuh cinta pada dunia ini. Blog adalah wadah yang tepat bagi saya untuk menyalurkan minat di bidang kepenulisan dan langsung memuatnya tanpa harus menunggu persetujuan dari jajaran redaksi.Tentu saja, secara sayalah segalanya di blog saya itu. Saya penulis, editor, redaktur, pemimpin redaksi, dan juga penerbit.

Karena telah menemukan media yang tepat untk mengaktualkan hobi, saya pun mulai enggan mengirimkan tulisan saya ke media cetak. Menunggu tanpa kepastian yang jelas adalah hal yang paling menjengkelkan bagi saya. Apalagi koran yang sering saya bidik untuk memuat tulisan saya itu tidak pernah mengkonfirmasi apakah tulisan saya dimuat atau tidak. Di balik kejengkelan itu, saya kembali meresapi apa sebenarnya tujuan saya menulis? Saya menulis agar tulisan saya bisa dibaca oleh banyak orang dan dapat memberikan manfaat walau secuil. Lantas, untuk apa saya mengandalkan media cetak sedangkan dengan memiliki blog yang bisa saya manfaatkannya untuk menulis dan pastinya dapat dibaca oleh siapa saja.

Awal-awal ngeblog, saya tidak tahu kalau ada istilah blogwalking. Silaturrahmi sesama blogger dengan cara membaca tulisan yang di-publish dan memberikan komentar. Saya hanya tahu kalau kita ngeblog, tulisan kita akan terindeks di google dan melalui mesin pencari itulah orang akan membaca tulisan kita. Namun, ketika melihat ada beberapa komentar blogger lain di setiap tulisan di blog saya, maka saya pun mulai menyadari bahwa blogwalking adalah salah satu ajang silaturahmi dan juga pemberian feed back terhadap tulisan yang kita tulis. Dan itu adalah salah satu cara untuk meningkatkan value blog yang saya punya. Bukankah niat awal saya ngeblog adalah agar tulisan saya dibaca banyak orang? Dan blogwalking adalah cara yang tepat bukan?

Manfaat blogwalking semakin saya rasa ketika saya mulai ngeblog di blogdetik pada tahun 2008. Saling berkunjung ternyata tidak hanya membuat tulisan kita dibaca oleh blogger lain tetapi juga membuat kita semakin dekat. Ya, waktu itu, saya melihat Tengku Muda, teman saya di komunitas Aceh Blogger yang begitu akrab dengan personel blogdetik lainnya. Dan darinya pula saya menyadari bahwa ngeblog tidak hanya mengakrabkan saya dan para blogger di Aceh saja, tetapi juga blogger seantero Indonesia bahkan dunia. Tidak hanya lewat dunia maya, tetapi juga di dunia nyata.

Setelah aktif menulis dan blogwalking di blogdetik, mulailah saya mengenal Teh Anny, Kak July, Eyang Anjari, Kak Melly, Mbak Irma, dan masih banyak dblogger (sapaan untuk detik blogger) lainnya. Meski tidak pernah bertatap muka secara langsung, keakraban itu semakin saya rasa ketika saling bersilaturahmi di rumah maya atau saling menyapa lewat pesan singkat di berbagai sosial media. Namun, di lubuk hati yang paling dalam, ingin rasanya melakukan kopi darat dengan mereka.

Eits, dari semua nama yang saya sebutkan tadi, ada satu sosok yang pernah bertemu dengan saya. Beliau adalah Eyang Anjari. Yap, kami bertemu di rumah sakit tempat saya menuntut ilmu. Kala itu Eyang yang tergabung dalam tim akreditasi rumah sakit sedang melakukan penilain terhadap RS tempat saya bertugas. Dan para petinggi RS yang notabene adalah guru saya terkejut melihat kedekatan saya dengan Eyang Anjari. Saat itu Eyang sempat-sempatnya pakai acara mengenalkan kalau saya adalah temannya ke konsulen (sebutan untuk dokter spesialis) yang berada di ruang pertemuan.

Selain aktif blogwalking, saya juga bergabung di berbagai komunitas blogger seperti Acehblogger, Dblogger, Warung Blogger, dan Kumpulan Emak-emak Blogger. Bergabung dengan komunitas membuat semangat ngeblog kita semakin memunca. Ketika melihat postingan teman-teman lain, maka saya yang saat itu sedang terpuruk dalam kemalasan pun ikut tertular semangat mereka. Tak hanya itu, dengan menjadi bagian komunitas, saya juga dapat berbagi dan menimba ilmu di sana. Selain itu, saya juga mendapat teman-teman baru tentunya.

SEO-kopdar Aceh Blogger

SEO-kopdar Aceh Blogger

Dan tak hanya itu, semangat banci kontes saya yang sempat dorman saat pertama masuk kuliah kembali hidup ketika aktif menulis blog, blogwalking, dan menjadi bagian dari komunitas. Melihat teman-teman yang ikut kontes A dan menang membuat saya terpacu agar bisa seperti dia. Sering mengikuti lomba juga membuat saya bisa menilai sejauh mana kemampuan menulis saya. Bahkan, mengikuti lomba juga merupakan salah satu cara agar kita tahu kapabilitas kita dan dimana kekurangan kita selama ini. Dan itu saya dapatkan ketika saya ngeblog.

Keaktifan saya di bloggersfer ternyata juga membuat saya tidak hanya mampu berbagi tulisan dengan pembaca blog saya, tetapi juga berbagi tips dan trik bagi mereka yang belum lihai ngeblog dengan membuat pelatihan. Karena telah menghibahkan waktu luang saya untuk menulis di blog membuat saya dikenal oleh teman-teman di dunia nyata sebagai seorang dokter dan juga blogger. Tidak sedikit dari mereka yang ingin ditularkan virus ngeblog ini. Dan kalau itu baik untuk mereka, dengan senang hati saya akan menyuntikkan virus ngeblog itu pada meraka.

Akhirnya, saya menyadari bahwa meskipun sudah sembilan tahun berwari-wiri di dunia blog, banyak hal yang harus saya pelajari. Terutama adalah bagaimana caranya agar tulisan yang saya tulis itu memberikan manfaat untuk orang lain bukan sebaliknya malah menimbulkan mudharat. Ngeblog pada intinya adalah menulis dan berbagi, dan tulisan yang kita bagi itu hendaknya bermanfaat untuk orang lain. Oleh karena itu, berbagilah yang baik-baik dan tinggalkanlahh kemudharatan. Sesungguhnya hal itulah yang menjadikan value blog kita semakin tinggi tidak hanya di mata manusia, tetapi juga di hadapan Sang Pencipta. Insya Allah. []


TAGS FNE5TH blog annyberta


-

Author

Follow Me