Ngabuburit Penting Tapi Ada Syaratnya

12 Jul 2013

Banyak hal yang menjadikan bulan Ramadhan itu berbeda dibandingkan bulan lainnya. Selain kita diwajibkan untuk berpuasa, tarawih, dan berbagai amalan nya, ada satu hal lain yang juga identik dengan bulan Ramadhan. Yup benar banget, ngabuburit. Sebuah istilah yang dipinjam dari bahasa Sunda yaitu burit yang artinya waktu menjelang malam hari alias waktu Maghrib. Jadi, kata ngabuburit berarti menunggu atau menghabiskan waktu hingga menjelang waktu Maghrib datang. Sebenarnya ngabuburit bisa dilakukan kapan saja, tapi karena di bulan ini kita melakukan kegiatan khusus di sore hari sambil menunggu berbuka maka istilah ini sering terucap saat ramadhan saja.

Lalu, pentingkah ngabuburit itu? Kalau menurut saya ngabuburit itu penting dengan syarat kegiatan yang dilakukan adalah sesuatu yang positif. Banyak hal yang bisa kita perbuat saat ngabuburit. Misalnya membantu ibu menyiapkan buka puasa, kumpul bareng teman-teman untuk membahas masalah agama, membantu menggalang bantuan untuk korban gempa di Aceh Tengah dan Bener Meriah, ke toko buku, meng-update postingan di blog, ke open public area untuk jogging atau sepedaan, dan lain-lain.

Kenapa ngabuburit itu penting? Karena menunggu waktu beduk berbunyi itu rasanya lama banget. Padahal dari terbit fajar kita sudah berpuasa dan semua itu tidak terasa. Namun, setelah shalat ashar dan tinggal beberapa jam lagi waktu berbuka, duh lama sekali rasanya waktu berjalan. Tak jarang bagi mereka yang baru belajar berpuasa akan tergiur oleh nikmatnya hidangan berbuka puasa.

Namun, ngabuburit itu sama sekali tidak penting kalau yang dilakukan adalah hal-hal yang negatif. Di kampung saya, Tangse contohnya. Setiap sore selama bulan Ramadhan, para remaja cowok berkumpul di jalanan dengan membawa motor. Mereka ngabuburit sambil balapan! Tragisnya, jalan yag mereka gunakan adalah jalan umum yang banyak dilalui kendaraan. Bisa dibayangkan, apa akibat dari ulah mereka. Kecelakaan! Ya, hampir setiap sore ada kasus kecelakaan di jalan Tangse karena tabrakan dengan sepeda motor. Korbannya bisa para remaja itu sendiri dan tidak sedikit masyarakat yang sedang melintas tertabrak oleh mereka. Untuk menghentikan aksi mereka, tokoh masyarakat dan kepolisian pun harus turun tangan.

Jadi, kesimpulannya adalah ngabuburit boleh-boleh saja jika yang dilakukan sambil menunggu waktu berbuka adalah kegiatan yang positif. Namun, ngabuburit menjadi tidak penting kalau detik-detik menunggu berbuka malah dimanfaatkan untuk kebut-kebutan di jalan raya. So, sore ini teman-teman ngabuburit dengan kegiatan apa?


TAGS ngaBLOGburit lomba opini


-

Author

Follow Me