Si Merah Muda Favoritku

5 Aug 2012

Aku lupa sejak kapan aku menyukai warna pink (merah muda). Pokoknya, jika aku dihadapkan dengan berbagai warna, maka aku memilih warna merah muda. Warna yang lembut dan penuh dengan keceriaan itu seakan menghipnotisku untuk memilihnya dari deretan warna yang lain.

Saat memakai baju misalnya, aku lebih suka baju merah mudah. Jilbab pun demikian. Bawaannya senang aja kalau pakai pink. Tak hanya dalam hal berpakaian, berbagai aksesoris dan gadget pun pilihanku tetap pada yang berwarna merah muda.  Seperti beragam warna menawan yang ditawarkan notebook VAIO E terbaru seri 14P, maka pancaran warna yang penuh kelembutan dari si merah muda membuatku tak bisa berpaling. Benar-benar sweet and cheerful.

bcf3a088feff229b73db6dfecdf3eaed_551168_4409573363357_579272147_n

Kata orang, pilihan warna menunjukkan karakter seseorang. Merah muda memancarkan bahwa yang menyukainya adalah pribadi yang lembut dan ceria. Apakah aku lembut dan ceria?

Seorang wanita memang telah dianugerahkan Tuhan dengan sifat yang penuh dengan kelembutan. Karena dengan kelembutannya ia mampu menjadi tiang negara. Menjadi istri yang baik untuk suaminya. Ibu yang disayangi anak-anaknya. Dan pribadi yang disenangi oleh lingkungannya.

Jika ditanyakan apakah diriku lembut? Maybe. Tetapi yang paling penting adalah aku akan selalu berusaha untuk bersikap lemah lembut bagi semua. Bukankah jika menghadapi sesuatu hal kelembutan, watak yang keras dapat melemah? Apalagi saat ini profesiku adalah seorang dokter. Sudah sepantasnya seorang dokter itu berlaku lembut terhadap pasiennya. Seorang dokter yang bertutur lembut kepada pasiennya dapat memberikan sugesti yang positif mereka.

Aku sering mendengar pasienku berujar, “ Dengar suara dokter itu saja sudah sembuh. Ngga perlu minum obat lagi.”

Sesuatu pencapaian yang luar biasa bukan? Apalagi kebanyakan pasien yang aku temui adalah pasien yang menderita psikosomatis. Kelainan yang pada dasarnya fisik mereka tidaklah sakit, tetapi psikis mereka yang tertekan sehingga muncul asumsi kalau mereka itu sakit. Ketika sakit, maka sudah hadir dalam mindset mereka adalah mereka perlu minum obat. Tanpa berpikir efek samping dari obat itu sendiri. Nah kalau sang dokter bisa menjelaskan dengan bijak dan lemah lembut pada pasien perihal penyakitnya, bukankah itu akan memberika kebaikan terhadap pasien?

Aku juga seorang yang ceria. Sangat jarang murung atau menangis. Kalau ada masalah, biasanya akan kuhadapi dengan kepala dingin dan tersenyum. Ya, aku sering tersenyum sehingga teman-temanku heran dan bertanya, “Liza, kamu tidak pernah bersedih? Aku melihat kamu selalu tersenyum dan ceria. Kamu menjalani hidup seakan tanpa beban.”

e74db4f9febe6daddcfa757184ffbc6a_imagesHmm, benarkah seperti itu. Tidak juga. Aku memang sosok yang ceria dan jarang mengeluarkan air mata. Tetapi tidak selalu seperti itu. Namun, sifatku yang ceria ternyata memberikan energi positif bagiku. Ceria dan selalu mencoba berpikir positif membuatku selalu menikmati apa yang ada dalam hidupku.

Jika keseharianku dikaitkan dengan desain dan warna yang ditawarkan notebook VAIO E terbaru seri 14P, maka semburat warna merah ceria di antara kelembutan warna pink sangat mewakili karakterku.Terlebih lagi notebook ini dilengkapi dengan generasi ketiga Intel Core i7 CPU dengan AMD Radeon HD 7670M GPU diskrit (VRAM 1GB), pastinya akan memuaskan kebutuhan sehari-hariku tanpa stress.

Aku memilih pink, kamu?

Because it’s me.


TAGS VAIO E terbaru seri 14P notebook


-

Author

Follow Me