Ranking 1; Acara Favoritku

30 May 2012

Dari semua stasiun TV, channel yang sering yang kutonton adalah Trans TV. Kenapa? Sesuai dengan slogannya Milik Kita Bersama, maka seperti ada yang kurang kalau sehari saja tidak menonton acara di Trans TV. Layaknya sesuatu yang telah kita miliki, maka senang sekali rasanya jika Trans TV menayangkan program-program fresh and fun dan bikin mata ngga lepas dari tv.

Banyak acara Trans TV yang kusukai. Di antaranya adalah Ranking 1, Jika Aku Menjadi, Ethnic Runaway, Pengabdian, Comedy Project, Tahan Tawa, Dia Loe Gue, dan Box Office Trans TV. Namun, dari semua yang disukai, pasti ada satu yang paling memikat hati. Dan itu adalah acara Ranking 1.

Ranking 1, Pintar Ngga Tuh..!!

Setelah lulus kuliah dan menunggu penempatan kerja, intensitasku di rumah semakin meningkat. Pagi-pagi aku bangun tidur, shalat subuh, nyiapin sarapan, nyapu, lalu duduk manis di depan televise sambil menyantap makan pagi. Biasanya jam tujuh aku sudah menyalakan tv dan menunggu acara favoritku tayang. Jam setengah delapan, acara yang dipandu oleh Sarah Sechan dan Ruben Onsupun hadir di layar kaca.

Ranking Satu, Pintar Ngga Tuh..!! Begitulah Ruben dan Sarah memulai acara. Tak jarang akupun ikutan mengucapkan kata yang sama dengan mereka. Remote tv kuletakkan didekatku; menandakan bahwa tak boleh ada orang yang menggantikan channel tv selain aku. Karena aku suka Ranking 1, maka tak sedetikpun mataku lepas dari tayangan itu.

Kenapa aku suka acara Ranking 1?

Sebenarnya sejak kecil aku sudah dibiasakan untuk menonton acara-acara kuis yang sifatnya mendidik dan memberikan pengetahuan dan wawasan baru. Tak jarang, akupun ikut nimbrung menjawab soal-soal yang ditanyakan oleh pembawa acara. Kalau tidak bisa, aku bergegas mencari jawabannya dari buku atau bertanya pada orang tuaku. Rasanya ada kepuasan sendiri jika ternyata aku mampu menjawab pertanyaan tersebut. Dan karena kebiasaan itu, saat sekolah aku sering mengikuti lomba-lomba yang membutuhkan kecepatan dan kecermatan seperti kuis-kuis yang kutonton. Entah itu lomba cerdas cermat, atau lomba-lomba lain yang modelnya sama.

Dulu banyak stasiun tv yang menayangkan acara kuis seperti ini, tetapi lambat laun satu persatu hilang. Stasiun televisi tersebut lebih suka menayangkan sinetron, gossip atau acara musik. Oh, aku kurang suka acara-acara seperti itu. Dan ketika Trans TV menayangkan acara Ranking 1, bahagia sekali aku.

Dari Senin sampai Jumat setelah melakukan rutinitas dan menikmati masa liburan, aku duduk di depan televisi dengan penuh konsentrasi. Mencoba menjawab pertanyaan sambil terkekeh-kekeh akibat duet kocak Sarah dan Ruben dalam memandu acara. Asli, acara yang diikuti oleh 80 peserta ini ngga hanya sekadar kuis yang mengasah kemampuan otak tetapi juga membuat pagi semakin fresh and fun dengan kelucuan pembawa acaranya.

Tapi terkadang aku sebal sendiri ketika ngga bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan dan ber yel-yel ngga jelas ketika yang kujawab itu benar. Sampai-sampai orang-orang di rumah awalnya pada heran dengan tingkahku, tapi lama-lama mereka jadi maklum melihat betapa excited- nya aku. Ketika ujian awal,ujian tengah semester,ujian akhir semester dan ujian akhir nasional yang merupakan nama babak pada acara ini berakhir, maka tinggallah satu orang yang masuk final. Di babak terakhir ini dia harus menjawab seluruh pertanyaan untuk memperebutkan uang Rp 50 juta dan menjadi ranking satu. Saat itu aku merasa deg degan seolah-olah akulah yang maju untuk memperebutkan uang sebanyak itu. Waktu acara berakhir dan si rangking satu berhasil mendapatkan sejumlah uang, akupun ikut senang dan bahagia.

Aku berharap agar tayangan ini tetap hadir di Trans TV. Acara Ranking 1 cukup bagus menurutku, tidak hanya menghibur tetapi juga menambah wawasan dan pengetahuan peserta juga penonton. Buktinya aku jadi banyak tahu dan bisa merefresh kembali ilmu-ilmu yang kupelajari di bangku sekolahan dengan menyaksikan acara ini. Maka ngga heran bukan kalau aku menjadikan Ranking 1 sebagai acara favoritku.


TAGS Rangking 1 Trans TV


-

Author

Follow Me